Banyak orang mengeluarkan biaya sampai jutaan rupiah per tahun untuk punya blog, website, atau media online. Padahal, blog yang tampil profesional, dengan desain modern, server aman, dan tetap tangguh meski dikunjungi puluhan ribu orang per hari… bisa dibangun hanya dengan biaya Rp 10 ribu – Rp 150 ribu per tahun.
Gimana caranya?
Sederhana banget.
#1. Beli Domain
Biaya yang kita keluarkan setiap tahun itu ya sebenarnya hanya biaya sewa domain ini saja. Ada banyak pilihan domain, misalnya:
- Domain biz.id: sekitar Rp50 ribu per tahun, cocok untuk yang mau murah tapi tetap kredibel.
- Domain .com: sekitar Rp150 ribu per tahun, terlihat lebih keren dan umum dipakai secara global.
Tips: pilih nama domain yang singkat, mudah diingat, dan relevan dengan topik blog.
#2. Bikin Blog di Platform Blogger, lalu sambungkan ke Domain tsb
Blogger adalah platform gratis milik Google. Begitu daftar, blog langsung siap pakai dengan alamat standar seperti xxxxx.blogspot.com
Supaya terlihat profesional, alamat tersebut bisa diubah menjadi domain yang kita beli tadi. Caranya? Sambungkan domain ke Blogger lewat pengaturan DNS (step by step bisa dibaca di bagian akhir tulisan ini).
Artinya, blog kita sebenarnya di-hosting langsung di server Google. Jadi kita nggak perlu lagi keluar biaya tambahan untuk sewa hosting.
Kombinasi Ideal
Setelah lebih dari 20 tahun mengelola puluhan website, menggunakan bermacam-macam server hosting, baik shared hosting, cloud hosting, vps hosting, dsb; baik server lokal maupun server global … akhirnya saya sampai pada kesimpulan: untuk BLOG atau Media Online, menggunakan platform Blogger + custom domain adalah kombinasi yang sangat ideal.
Mengapa?
#1. Nggak Perlu Skill Mengelola CPanel
Kalau kita sewa hosting, maka mau tidak mau kita mesti paham bagaimana cara mengelola cpanel (control panel) dari server hosting yang kita sewa. Ada banyak sekali fitur teknis di dalamnya. Kalau ada masalah dengan server, kita mesti atasi sendiri atau bayar orang lain yang ngerti server untuk bantuin.
Jadi kalau tujuan kita hanya ingin nge-blog atau bikin media online, menggunakan blogger jauh lebih untung, lebih tenang. Semua urusan server sudah di-handle Google. Kita bisa lebih fokus sepenuhnya pada konten.
#2. Nggak Perlu Pusing Urusan Server dan Keamanan
Salah satu hal yang sering bikin pemilik blog pusing adalah masalah server: website down, serangan hacker, traffic dibatasi, atau keamanan data. Nah, di Blogger, semua itu sudah ditangani oleh Google.
Keamanan Website: Google sudah menyiapkan sistem keamanan built-in yang mumpuni. Kita nggak perlu repot install dan setting konfigurasi plugin keamanan atau update rutin. Saya ada pengalaman penting soal ini yang saya yakin juga banyak dialami pengelola blog/website.
Waktu itu beberapa website wordpress saya, yang menggunakan server hosting dari provider global yang sangat terkenal, terindikasi disusupi malware, sehingga semua iklan saya tiba-tiba stop dan akun iklan memberi peringatan keras. Saya coba gunakan jasa profesional yang menawarkan pembersihan website. Tapi sayang hasilnya nihil. Iklan tetap nggak jalan, penghasilan online pun otomatis drop ke titik nol, selama beberapa hari. Akhirnya saya pindahkan semua web tsb ke platform blogger. Dan iklan pun kembali aktif. Aman …
Server tangguh: Blog atau web di Blogger bisa tetap lancar meski dikunjungi ribuan bahkan puluhan ribu orang per hari. Ini benar-benar saya sadari banget, ketika dulu mulai ngiklan mendatangkan traffic ke blog sampai puluhan ribu per hari.
Saat itu saya masih pakai server hosting sewaan. Begitu trafik naik sedikit, server langsung tumbang. Ujung-ujungnya harus upgrade hosting dengan biaya lebih besar. Akhirnya web itu saya pindahkan ke Blogger. Sejak itu masalah seperti ini hampir nggak pernah lagi terjadi. Tenang ….
#3. Cocok untuk Monetisasi AdSense
Salah satu alasan banyak orang masih setia dengan Blogger adalah kemudahan integrasinya dengan Google AdSense. Karena sama-sama produk Google, proses verifikasi blog relatif lebih simpel.
Asalkan konten artikel di blog dipastikan berkualitas apalagi mulai ada trafik yang stabil, maka peluang blog nya diterima oleh AdSense jauh lebih besar.
#4. Backup Gampang
Bagaimanapun kita tetap perlu siap dengan kondisi terburuk. Sebab itu secara periodik kita perlu backup blog kita. Untuk blogger, proses backup ini pun sangat mudah. File backup bisa disimpan ke laptop atau ke google drive.
#5. Simpel, Tapi Fleksibel
Ada anggapan bahwa Blogger itu terlalu sederhana, dan tampilannya kurang profesional. Tentu saja anggapan ini keliru. Ada banyak sekali template-template gratis maupun premium yang bisa kita pasang sesuai kebutuhan.
Selain itu, Blogger juga fleksibel untuk diintegrasikan dengan layanan lain, misalnya Google Analytics buat analisis trafik atau Google Search Console buat memantau performa di mesin pencari (search engine).
Jadi, Worth It Nggak?
Kalau Anda:
* Serius mau ngeblog atau bikin media online,
* Ingin biaya minimal,
* Nggak mau pusing mikirin server hosting dan keamanan,
* Pengen juga dimonetisasi dengan AdSense atau yang lainnya,
maka Blogger jelas masih jadi pilihan yang sangat bagus. Dengan modal sewa domain tahunan yang relatif murah, Anda bisa punya blog yang tangguh, aman, dan siap berkembang.
Lain halnya kalau kebutuhan Anda adalah website untuk online store, online learning, marketplace, web jurnal, web afiliasi dan beberapa jenis web lainnya … ya memang platform blogger tidak sesuai untuk itu. Mau nggak mau harus gunakan server hosting yang bisa dikelola sendiri.
Panduan Teknis
#1. Membuat blog
- Login ke Blogger.
- Di sebelah kiri, klik Panah bawah
- Klik Blog baru.
- Masukkan nama blog.
- Klik Berikutnya.
- Pilih URL atau alamat blog.
- Klik Simpan.
untuk lebih detil, bisa ikuti tutorial video di bawah ini:
#2. Beli Domain
Ada banyak provider yang bisa Anda pilih. Untuk perusahaan lokal bisa di www.exabytes.co.id atau www.rumahweb.com atau www.idwebhost.com atau yang lainnya. Kalau saya pribadi lebih suka pakai www.namesilo.com
Saat nanti beli domain, pastikan anda tidak memilih tawaran hosting nya. Jadi hanya domain saja, tanpa hosting.
Cara belinya (sebagai contoh misal ke www.exabytes.co.id):
- Buka web www.exabytes.co.id
- di kolom isian, masukkan nama domain yang anda inginkan lalu klik tombol Cek Domain
- Pilih nama domain sesuai keinginan (ubah ke harga tahunan)
- Lanjut sampai buat akun exabytes dan mengisi data pribadi
- Lakukan pembayaran
- Cek email untuk verifikasi
Lebih detil bisa ikuti panduan pada video ini:
#3. Hubungan Domain ke Blogger
Ada 3 tahap:
– siapkan custom domain di akun blogger Anda
– siapkan setting dns manager di akun domain (berarti di dasbor exabytes Anda)
– alihkan domain (redirect domain) dan aktifkan HTTPS
a. Menyiapkan domain di Blogger
- Login ke Blogger.
- Di kiri atas, pilih blog.
- Di menu sebelah kiri, klik Setelan.
- Di bagian “Publikasi”, klik Domain kustom.
- Masukkan URL domain yang Anda beli (misal www.domainsaya.com)
- Klik Simpan.
Akan muncul pesan error dengan 2 data CNAME. Simpan ke notepad data tsb, yaitu:
CNAME Blog: Untuk nama, masukkan “www”. Untuk tujuan, masukkan “ghs.google.com”.
CNAME Keamanan: “Nama: XXX, Tujuan: XXX”. Detail xxxxx ini akan berbeda untuk setiap orang dan bersifat spesifik untuk blog dan Akun Google Anda.
b. Setting data CNAME dan IP blogger di akun domain
- Buka situs provider domain Anda (dalam contoh ini ke exabytes)
- Temukan Domain Name System (DNS) di panel kontrol
- Masukkan data cname pertama. Di bagian “Nama, Label, atau Host”, masukkan www dan di bagian “Tujuan, Target, atau Mengarah ke”, masukkan “ghs.google.com”.
- Lalu masukkan detail untuk CNAME kedua, yang spesifik untuk blog dan Akun Google Anda.
- Tambahkan IP address google ke kolom IP (ada 4 data IP yang perlu dimasukkan). Jika data A untuk “domainsaya.com” sudah ada, Anda harus menghapus data A yang ada itu. Berikut IP yang dimaksud:
- 216.239.32.21
- 216.239.34.21
- 216.239.36.21
- 216.239.38.21
- Simpan dan tunggu hasilnya. Biasanya butuh waktu sekitar satu jam agar domain aktif.
Lebih detil bisa lihat pada video berikut ini:
c. Mengalihkan URL tanpa subdomain ke URL blog dan Aktifkan HTTPS
- Di menu sebelah kiri blogger anda, klik Setelan/Setting.
- Pada bagian “Memublikasikan” (Publishing), aktifkan fitur Alihkan domain atau (redirect domain) yaitu mengaktifkan domainsaya.com ke www.domainsaya.com
- Pada bagian HTTPS, aktifkan juga agar pengunjung blog Anda berada pada mode aman (secure).
Demikian. Semoga bermanfaat.